strange but true

Kenapa sih kita bisa lebih ramah, lebih menjaga perasaan orang yang bukan siapa-siapa buat kita.

Seorang kekasih bisa lebih baik, lebih manis kepada temannya daripada kekasihnya sendiri
Orang tua bisa lebih memperhatikan orang yang bukan anaknya sendiri
Anak bisa lebih hormat kepada orang yang lebih tua lain tapi tidak kepada orang tuanya sendiri.

Entah kenapa begitu, mungkin karena
seorang kekasih kepada kekasihnya, orang tua kepada anaknya, anak kepada orangtuanya merasa memang sudah pasti miliknya jadi tak perlu menjaga perasaan lagi ataupun menyenangkan. Padahal justru merekalah orang yang paling perlu untuk diperhatikan dan dijaga perasaannya.

Aku sendiri merasakan orang tua yang lebih perhatian kepada orang lain yang bukan anaknya sampai-sampai waktu aku sakit & pingsan, dia tetap saja pergi sesuai dengan rencananya. Sampai pamanku marah-marah, dia tetap saja bergeming. Ternyata dia bisa sangat perhatian kepada orang lain yang dia anggap anaknya sendiri. Padahal yang sudah pasti harusnya disayang ya anaknya tentu saja. Tapi mungkin dengan keyakinan apapun yang dia lakukan, hubungan darahku takkan luntur jadi dia cuek. Apakah orang yang dia perhatikan akan perhatian & menyayangi dia seperti dia menyayangi? Belum tentu.

Advertisements

One Response

  1. mungkin juga y….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: