Dunia berbeda

Pernah aku berada di dunia berbeda

Hiruk pikuk dunia itu penuh manusia dengan janji yang murah terjual,

pengartiaan perasaan dengan dangkal

“Kenapa aku disini?”

“karena dangkal pulakah perasaanku?”

Tidak. Aku disana karena perasaan yang tak pernah dapat dibeli oleh apapun di dunia ini. Tak berperi

Begitu mudahkah mengartikan perasaan?

Justru karena aku telah mengartikan perasaan

aku mau tunjukkan aku berbeda

Kubuang keakuanku hanya untuk menunjukkan aku berbeda

Sementara dunia itu terus bergelayut dengan murah

Ach… mengerikan atau patut dikasihani?

Bukan mengasihani, aku hanya ingin jujur pada diri sendiri

tak perlu kepalsuan di duniaku karena aku yang bertanggungjawab atas diri sendiri

Bertarung antara pengartian, pengakuan, pembuktian & kesungguhan

Menangis dalam diam,

Menangis dalam renungan

Di pundaknya hanya air mata yang tertutur

entah bahasa apa lagi untuk menghantarkan maksud di jiwa

Lelah….

Sepertinya dia pun tak butuh pembuktian

Mungkin aku yang tak peduli

Semakin lama jiwaku yang melolong atas pembuktian

Bukan lagi ingin membuktikan

Pembuktian di tengah dunia yang gampangan itu

hah….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: